tokocrypto tokoverse

Ekosistem Blockchain Tokoverse Diperkenalkan Tokocrypto

Ekosistem blockchain TokoVerse yang akan dikembangkan oleh Tokocrypto akan memperkokoh posisi mereka sebagai platform teknologi terdepan di Indonesia’

TokoVerse ini merupakan sejarah baru yang terbentuk dari evolusi Tokocrypto dari platform perdagangan aset kripto, menjadi sebuah ekosistem yang terintegrasi yang memanfaatkan teknologi masa depan, yakni blockchain.

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai menjelaskan sejak awal berdiri pada 2018, Tokocrypto terus berkomitmen menciptakan aset industri kripto lebih sah dan dikenal di Indonesia, melalui pengembangan inovasi teknologi dan edukasi yang tentunya akan membawa manfaat yang sangat besar bagi perkembangan perekonomian di Indonesia.

“Pencapaian Tokocrypto sejak aplikasi kami diluncurkan empat tahun lalu merupakan bukti kepercayaan nasabah, mitra bisnis dan investor terhadap visi dan model bisnis yang kami kembangkan. Pertumbuhan Tokocrypto sangatlah pesat. Dari 2020 hingga 2021, jumlah transaksi harian yang diproses dalam platform kami melesat 754 persen dan telah mencapai lebih dari USD 191 juta atau setara Rp 2,7 triliun,” kata Kai, ditulis Jumat (22/4/2022)

LAGI TREND:  Halving Bitcoin terjadi setiap empat tahun, apakah akan bullish dalam waktu dekat?

Pengembangan bisnis Tokocrypto tidak hanya berhenti sebagai pertukaran atau perdagangan aset kripto saja. Dalam perjalanannya, Tokocrypto perluasan pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia, dengan menghadirkan TokoVerse untuk membangun ekosistem blockchain yang berkelanjutan di Indonesia.

Platform Pengembangan ekosistem TokoVerse saat ini dengan memanfaatkan kombinasi sinergis mulai dari domain Decentralized Finance (DeFi), GameFi, dan Non-fungible token (NFT). Ekosistem ini didirikan dengan dorongan untuk meng-adopsi dari perkembangan aset industri krypto di Indonesia

“TokoVerse merupakan ekosistem blockchain pertama di Indonesia yang dibangun oleh Tokocrypto, di mana TKO, proyek kripto dengan token hybrid berkonsep CeDeFi menjadi backbone dalam pengembangan ekosistem tersebut. ” tutur Kai.

TokoVerse dari Tokocrypto termasuk TKO (Toko Token), TokoMall, TokoCare, TokoScholars, Kriptoversity, TokoLabs, T-Launchpad, T-Hub, dan TokoNews merupakan ragam platform yang hadir dalam ekosistem ini.

TokoVerse merupakan komitmen panjang perusahaan mengembangkan teknologi blockchain untuk mendorong perekonomian bangsa.

Riset PwC mengungkap teknologi blockchain dapat meningkatkan ekonomi global USD 1,76 triliun pada 2030. Sektor administrasi publik, pendidikan, dan kesehatan akan paling diuntungkan.

LAGI TREND:  Harga Terdesentralisasi Oracles Chainlink Sekarang Tersedia di Solana

Sementara itu, Kementerian Perdagangan RI mencatat teknologi blockchain bersamaan dengan 5G, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, komputasi awan dapat mendorong ekonomi digital Indonesia menjadi Rp 4,531 triliun pada 2030.

“Kripto dan seluruh ekosistem blockchain sedan mencoba untuk membuat Internet baru, yang oleh banyak orang disebut Web3, seperti halnya Google dan Microsoft yang membantu menciptakan Web1. Teknologi blockchain akan mendominasi dunia dalam jangka waktu 10-20 tahun ke depan dan dapat membantu memecahkan beberapa dan mengurangi masalah ekonomi, ” pungkasnya

Tokocrypto saat ini memiliki 2,5 juta pengguna per Maret 2022. Angka tersebut naik sekitar 35 persen dari posisi akhir 2021 yaitu sekitar 2 juta pengguna. Sementara itu, dari sisi transaksi atau volume aset perdagangan kripto selama kuartal I 2022 telah mencapai USD 47,9 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.